Tentang Kami

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Medan - Imilal,
Berdasarkan dari kemauan dan kesepakatan dari beberapa Guru yang berada di Kota Medan dengan maksud dan tujuan yang sama, yaitu berkeinginan membimbing siswa di luar jam sekolah. Maka kami mendirikan lembaga pendidikan swadaya masyarakat bernama "I M I L A L" Kota Medan.

I M I L A L merupakan singkatan dari Beriman, Berilmu dan Beramal. 3 Tiga kata kunci dalam membina siswa sebagai kader Umat dan Bangsa ke depan. Harapan IMILAL hendaknya pada diri siswa itu beriman, berilmu dan beramal. Artinya :
  • tidak cukup beramal dan beriman tanpa berilmu ==> jahil
  • tidak cukup berilmu dan beramal tanpa beriman ==> jahil
  • tidak cukup beriman tanpa berilmu dan beramal ==> jahil
  • beriman, berilmu dan beramal ==> insanul kamil (manusia yang sempurna)
Kenyataan hari ini, banyak siswa kita mengalami kesulitan belajar dalam menyelesaikan PR dan tugas-tugasnya di luar sekolah. Maka tidak cukup kita hanya melihat dan merasa prihatin dengan kondisi itu tanpa adanya kemauan untuk merubahnya. Dalam hal ini, IMILAL berangkat dari :

Nabi saw pernah berkata "Bahwasanya semua amal perbuatan itu dengan disertai niat-niatnya dan bahwasanya bagi setiap orang itu apa yang telah menjadi niatnya. Maka siapa saja yang hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itupun kepada Allah dan RasulNya. Dan siapa saja yang hijrahnya itu untuk harta dunia yang hendak diperolehnya, ataupun untuk seorang wanita yang hendak dikawininya, maka hijrahnyapun kepada sesuatu yang dimaksud dalam hijrahnya itu." (Muttafaq 'alaih -disepakati atas keshahihannya hadits ini karena diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

dan Allah berfirman dalam Al-QurĂ n yang artinya :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Bahkan acaman Allah di dalam surah Al-Maun :
Tahukah kamu siapa saja pendusta agama itu? (Q.S. 107 : 1), yaitu orang yang enggan memberikan bantuan (jiwa (tenaga dan fikiran), harta serta ilmunya) (Q.S. 107:7)